Ummi / ibuku
Ummi / ibuku
Ahad 9 april 2023
Ada sesuatu yang tidak bisa dibeli dengan uang, yaitu waktu, namun ada seseorang yang tidak bisa digantikan walaupun nyawa taruhannya yaitu ibu,
Pernah ga sih kalian melihat perut ibu kalian saat ia tertidur hanya untuk memastikan bahwa ia masih hidup?
remaja sekarang tahu betapa berat dan hebatnya perjuangan ibu namun mereka lebih memilih berbakti / mengingat jasanya hanya saat hari ibu sedangkan islam mengajarkan kita berbakti sepanjang kita hidup
Banyak yang gengsi atau malu saat meminta maaf kepada ibu tapi tanpa kalian sadari ibu pun tanpa malu berhutang demi kebutuhan hidupmu, dan tak sedikit anak-anak yang perhitungan tentang uang terhadap orang tuanya, andai orang tua kita perhitungan saat merawat kita ntah seburuk apa kondisi kita saat ini
Ada seorang perempuan bernama Asma', Asma' masuk Islam namun ibunya Non-Muslim, (ternyata perbedaan Agama tidak menghalangi kerinduan seorang ibu terhadap anaknya), datanglah ibunya dari kota Mekkah Al Mukaromah ke kota Madinah Al Munawwarah, sesampainya di Madinah anaknya takut menemui ibunya, lalu ia datang berjumpa Rosulullah.
Asma' bertanya kepada Rosulullah
Asma' : "Ya Rosulullah ibu saya datang, dia sangat ingin berjumpa dengan saya, bolehkah saya menyambung silaturahim dengan ibu saya yang tidak Islam ini?"
Rosulullah menjawab
"sambunglah silaturahim dengan dia"
lalu asma' bertanya lagi
Asma' "bolehkah saya memberikan makanan kepada dia?"
Rosulullah menjawab lagi
"berikanlah makanan kepada dia"
Dari kisah itu kita belajar bahwa Rosulullah tidak mengajarkan kita untuk durhaka kepada orang tua walaupun berbeda keyakinan, namun kita boleh untuk tidak patuh jika orang tua mengajak kita untuk menyekutukan Allah
Berdasarkan hadist di atas, Mufti Al-Azhar Mesir, membolehkan memberi daging qurban kepada Non-Muslim dengan syarat qurban sunnah bukan qurban wajib
Jangan ajarkan orang Islam tentang toleransi, karna yang paham agama Islam pasti tau cara toleransi, bukan hanya kepada non-muslim bahkan islam mengajarkan berbuat baik kepada hewan tumbuhan,
Setelah orang tua tidak ada barulah muncul kehampaan dalam hidup, rumah yang megah terasa seperti gudang jika tak ada orang tua di dalamnya, harta yang melimpah tak berarti jika tak dinikmati bersama orang tua, semuanya seakan tidak ada gunanya saat tidak ada orang tua disisi kita
Setelah dia tidak ada barulah engkau akan mencari-cari baju yang pernah dia pakai dulu, dimana sajadah yang dulu dia pakai sholat, dimana dulu dia sering duduk-duduk sambil mengawasi kita yang sedang bermain-main, melihat bekas tempat duduknya saja sudah bisa menghilangkan sebagian rindu, (tapi setelah dia tidak ada)
oleh sebab itu mumpung dia masih ada, peluk badannya, cium tangannya, belikan makanan favoritnya, apapun yang kau berikan tidak akan dianggap olehnya, sebab dia tidak melihat apa yang diberikan tapi dia melihat siapa yang memberikan.
Ibu merendahkan anaknya bukan karena tidak sayang tapi karena kita tidak pernah besar dimatanya, jadi jangan heran kalau kita sering dibanding-bandingkan dengan anak tetangga, karena dimatanya anak orang lain sudah dewasa tapi kita tetaplah anak kecil yang sering ia gendong seharian
ibu tidak pernah menganggap kita dewasa walaupun kita sudah berkeluarga karena dimata ibu kita tetaplah anak kecil yang omongan masih blepotan
Idul fitri paksakan cium tangannya, jangan cengengesan, ingat kenangan masa kecil, ingat pengorbanannya
9 bulan ia mengandungmu, makanan tak terasa nikmat di lidahnya, moodnya kacau tidurnya tak nyenyak berjalanpun susah payah, robek dagingnya melahirkanmu, nyawa taruhannya, namun setelah tangismu terdengar air mata bahagia tak dapat tertahankan, dengan tubuh yang lemas ia menggendongmu, sakitnya seakan hilang tertutup oleh senyum saat melihatmu lahir kedunia
2 tahun ia menyusukan, 3 kali ramadhan ditinggalkannya demi memenuhi kebutuhanmu, berapa kali ia tak jadi sholat karena kau kencing di kainnya, berapa rakaat terawih ia tinggalkan karena menjagamu, berapa kali dia diusir dari akad nikah karena kau menangis, berapa kali ia merayakan idul fitri dengan baju yang lapuk hanya karena ingin melihatmu tersenyum dengan baju yang baru
Ingin ia membeli barang yang ia idamkan namun ia menahan diri menyimpan menabung uangnya karena teringat biaya pendidikanmu, menyembunyikan kesedihannya dihadapanmu demi melihat senyummu
Rasulullah bersabda:
"Janganlah kamu mengucapkan "ah" kepada orang tua, dan janganlah kamu membentak mereka, dan ucapkanlah kepada mereka perkataan-perkataan yang lemah lembut." (HR BUKHARI)
mengatakan ah saja dilarang apalagi membatah
mengatakan ah saja dilarang apalagi berdebat
mengatakan ah saja dilarang apalagi membangkang
Orang tua seperti quran lapuk, dibaca tak terbaca, dibuang berdosa, jurus menghadapi orang tua adalah diam, diam, diam, nikmatilah omelannya karena suatu hari nanti omelannya akan hilang dari pendengaranmu tapi rindu akan muncul didalam hatimu
Orang yang mengajarkanmu berbicara justru kau bantah saat remaja, orang yang merawatmu justru kau tinggalkan saat berkeluarga, sesibuk apa sampai tak mengangkat telponnya? sempat-sempatkanlah untuk menjawab panggilan telponnya, hari ini kau sepelekan panggilan telponnya tapi suatu hari nanti saat kau ingin menelponnya namun orang yang kau telpon sudah tidak ada disana untuk menjawab panggilan telponmu :)
5 tahun ia merawatmu
5 hari kau tak sanggup menjaganya
5 anak sanggup dibesarkannya
5 anak tak sanggup merawatnya
Penyesalan panjang karena tidak mencium tangan orang tua akan muncul ketika ia telah tiada, maka jangan menganggap hidupnya masih lama karena maut datang lebih cepat dari yang kita duga.Setelah ia tidak ada barulah kau berkata
ANDAI dia masih ada
ANDAI ku biarkan dia mengomel
ANDAI ku turuti kemauannya
ANDAI tak ku banting pintu kamar saat marah kepadanya, Namun penyesalan selalu datang belakangan
jika ibu kalian masih ada bersyukurlah karena kalian masih punya kesempatan untuk membahagiakannya, andai ibu kalian sudah tiada maka bersabarlah, bisa jadi dengan kepergiannya membuatmu terhindar dari dosa besar yaitu durhaka, dan Allah ingin kau memperoleh pahala yang lebih besar dari jihad, lebih besar dari haji dan umroh, lebih besar dari mati syahid, yaitu pahala ridho menerima ketetapan Allah
Kalau mabuk berzina mungkin di dunia senang di akhirat baru dapat siksa, tapi Ingat ada dosa didunia dapat siksa di akhirat pun dapat, yaitu durhaka kepada orang tua
Allah pasti punya rencana baik dibalik takdir yang kita anggap buruk, Andai belum bisa membahagiakannya maka jangan menyusahkannya


Komentar
Posting Komentar